
Tasikmalaya, 8 April 2026 – Perpustakaan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali melanjutkan perjalanan edukasinya melalui program Kelas Literasi Informasi Lanjutan (KILAU). Titik pemberhentian kali ini bertempat di UPI Kampus Daerah Tasikmalaya pada Rabu, 8 April 2026, guna memberikan pendampingan literasi informasi tingkat lanjut bagi dosen dan mahasiswa.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Direktur Kampus UPI Tasikmalaya, Prof. Dr. Heri Yusuf Muslihin, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa kemahiran dalam mengelola informasi adalah instrumen utama bagi akademisi untuk tetap relevan di era transformasi digital. Hadir pula dalam acara tersebut Wakil Direktur Bidang Sumberdaya dan Kemitraan Kampus UPI Tasikmalaya, Dr. Syti Sarah Maesaroh, S.P., M.M., yang memberikan dukungan penuh terhadap upaya peningkatan indeks publikasi ilmiah di lingkungan kampus Tasikmalaya.
Pendampingan Eksklusif bagi Dosen
Pada sesi Kelas Literasi Informasi Lanjutan untuk Dosen, sebanyak 12 dosen peserta mendapatkan pelatihan intensif mengenai Optimalisasi Turnitin Feedback Studio. Dengan jumlah peserta yang terbatas, sesi ini berjalan secara interaktif dan mendalam, memungkinkan para tenaga pendidik untuk berdiskusi langsung mengenai strategi menjaga integritas akademik serta teknik pemberian umpan balik digital terhadap karya ilmiah mahasiswa secara lebih presisi.
Penguatan Literasi Digital Mahasiswa
Di sektor mahasiswa, antusiasme peserta terbagi dalam dua bidang keahlian yang krusial bagi penyusunan tugas akhir dan riset:
Penelusuran dan Pengelolaan Sumber Informasi: Diikuti oleh 106 mahasiswa. Kelas ini berfokus pada strategi menembus basis data jurnal bereputasi serta teknik pengarsipan referensi yang sistematis untuk mendukung penulisan skripsi dan artikel ilmiah.
Visualisasi Data dengan VOSviewer: Diikuti oleh 16 mahasiswa pilihan yang mendalami analisis bibliometrik. Melalui perangkat VOSviewer, mahasiswa diajak memetakan jaringan riset global untuk menemukan celah penelitian (research gap) yang unik dan inovatif.
Program KILAU di Tasikmalaya ini menjadi bukti konsistensi Perpustakaan UPI dalam memeratakan standar kualitas literasi di seluruh kampus daerah. Melalui pembekalan teknis ini, diharapkan sivitas akademika UPI Tasikmalaya dapat menghasilkan karya-karya akademik yang tidak hanya berkualitas secara substansi, tetapi juga unggul dalam metodologi penelusuran informasi.

















