
Cibiru, 6 April 2026 – Perpustakaan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) kembali menyelenggarakan salah satu program unggulannya yaitu Kelas Literasi Informasi Lanjutan (KILAU) di Kampus Daerah Cibiru yang diselenggarakan pada tanggal 6 April 2026 di lingkungan UPI Kampus Daerah Cibiru.
Kegiatan ini secara khusus menghadirkan dua kelas utama, yaitu Kelas Literasi Informasi Lanjutan untuk Dosen dan Kelas Literasi Informasi Lanjutan untuk Mahasiswa, yang dirancang untuk menjawab kebutuhan akademik berbasis riset dan publikasi ilmiah di era digital.
Acara dibuka secara resmi melalui sambutan dari Kepala Perpustakaan UPI, Dr. Riche Cynthia Johan, M.Si, yang menekankan pentingnya penguatan literasi informasi sebagai fondasi dalam menghasilkan karya ilmiah berkualitas. Sambutan juga disampaikan oleh Wakil Direktur UPI Bapak Dr. Eng. Munawir, M.T. sebagai bentuk dukungan institusional terhadap pengembangan kompetensi akademik dosen dan mahasiswa.
Kelas Literasi Informasi Lanjutan untuk Dosen
Kelas ini diikuti oleh 30 peserta dosen dan menghadirkan dua materi strategis yaitu Pemanfaatan Scopus dalam penelusuran literatur dan strategi publikasi ilmiah, yang disampaikan oleh Dr. Muh Asriadi, S.Pd., M.Pd., serta Optimalisasi Turnitin Feedback Studio bagi dosen, yang disampaikan oleh pustakawan UPI, Miyarso Dwi Ajie, M.I.Kom. Materi yang diberikan tidak hanya bersifat teknis, tetapi juga menekankan pendekatan strategis dalam meningkatkan kualitas publikasi ilmiah serta integritas akademik.
Kelas Literasi Informasi Lanjutan untuk Mahasiswa
Untuk Kelas Literasi Informasi Lanjutan bagi mahasiswa terdiri dari dua kelas yaitu:
1. Kelas Penelusuran dan Pengelolaan Sumber Informasi untuk Penelitian. Kegiatan ini disampaikan oleh pustakawan UPI, Hada Hidayat, M.I.Kom. dan Isma Anggini Saktiani, S.Pd., yang berkompeten dalam bidang literasi informasi dan pengelolaan sumber referensi akademik. Kegiatan ini diikuti oleh 38 orang mahasiswa yang menunjukkan partisipasi aktif sejak awal hingga akhir sesi. Materi yang disampaikan mencakup strategi penelusuran sumber informasi ilmiah yang efektif, pemanfaatan database elektronik, teknik pengelolaan referensi untuk mendukung penulisan karya ilmiah yang berkualitas serta bagaimana mahasiswa dapat mengevaluasi sumber informasi tersebut. Suasana pembelajaran berlangsung dinamis, dengan antusiasme peserta yang tinggi. Hal ini terlihat dari diskusi interaktif, serta keterlibatan mahasiswa dalam praktik langsung selama sesi berlangsung. Interaksi yang terbangun mencerminkan tingginya kebutuhan mahasiswa terhadap keterampilan literasi informasi dalam menunjang kegiatan akademik dan penelitian. Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif, tiga orang mahasiswa terpilih mendapatkan merchandise dari Perpustakaan UPI.
2. Tren riset menggunakan VOSviewer, disampaikan oleh Damayanty, M.I.Kom dan Muhammad Haidar, S.S.I. yang diikuti oleh 49 orang mahasiswa. Pertama-tama mahasiswa diberikan materi dasar penelusuran data melalui scopus yang kemudian diunduh filenya dalam bentuk RIS. Penelusuran data yang diajarkan meliputi penggunaan filter tahun, boolean logic, dan advanced search. Selanjutnya mahasiswa diberikan penjelasan mengenai langkah penggunaan VOSviewer serta cara membaca dan analisis hasilnya. Setelah penjelasan selesai, mahasiswa diberikan kesempatan untuk melakukan praktik langsung dengan mengisi lembar kerja dan dipersilakan untuk mengajukan pertanyaan selama sesi praktik. Di akhir kelas, mahasiswa mengikuti kuis mentimeter dengan antusias dan tiga orang terpilih diberikan merchendise gratis sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktifnya.
Perpustakaan UPI akan terus mendorong keberlanjutan program serupa dengan pendekatan yang lebih terukur dan berbasis kebutuhan nyata sivitas akademika.













