
Bumi Siliwangi, 17 Desember 2025 – Perpustakaan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menerima kunjungan edukatif dari SMA Yayasan Persaudaraan Haji Bogor (YPHB) sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah. Kegiatan yang dipusatkan di Auditorium Lantai 3 Gedung Perpustakaan UPI ini diikuti oleh 20 siswa dan 3 guru pendamping.
Rombongan yang dipimpin oleh Bapak H. Tri Suharnowo, M.M. tersebut disambut langsung oleh Ibu Santi Santika, M.P. mewakili tim manajemen Perpustakaan UPI. Sesi utama kunjungan diisi oleh Bapak. Luqman Fauzi, S.Pd. yang mengulas tuntas mengenai literasi media di era digital. Dalam pemaparannya yang interaktif, beliau membedah fenomena banjir informasi di media sosial serta memberikan panduan praktis bagi siswa untuk membedakan antara fakta, opini, dan disinformasi. Para siswa diajak untuk menjadi pengguna media yang kritis, dengan membiasakan diri melakukan verifikasi sumber sebelum menyerap atau membagikan informasi.
Suasana semakin hidup saat diskusi beralih ke topik etika berkomunikasi di ruang digital dan dampak psikologis dari konsumsi media yang kurang sehat. Bapak. Luqman menegaskan bahwa kemampuan memilih media yang kredibel adalah kunci keberhasilan belajar, sekaligus bentuk upaya menjaga integritas intelektual sejak dini.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, rombongan diajak melakukan Library Tour yang dipandu oleh Bapak. Zydan N, S.Pd. Para siswa berkesempatan melihat langsung berbagai layanan unggulan, mulai dari koleksi cetak yang lengkap hingga kecanggihan sistem pencarian referensi berbasis teknologi. Suasana ruang baca yang nyaman dan fasilitas digital yang modern turut menarik perhatian para peserta selama sesi berkeliling.
Antusiasme para siswa menunjukkan bahwa kunjungan ini memberikan pengalaman bermakna yang lebih dari sekadar kunjungan sekolah biasa, terutama dalam memupuk kecintaan mereka terhadap ilmu pengetahuan dan literasi. Melalui kegiatan ini, Perpustakaan UPI kembali memperkuat perannya sebagai pusat belajar publik sekaligus mitra strategis dalam mengembangkan budaya literasi di Indonesia.











