Perpustakaan UPI Gelar Sharing Session Green Campus bersama Prof. Hertien, Bahas Green Library Berbasis UI GreenMetric dan SDGs

Bumi Siliwangi, 29 April 2026 – Perpustakaan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) menyelenggarakan kegiatan sharing session bertema “Peran Strategis Perpustakaan dalam Mendukung Green Campus UPI: menuju kampus ramah lingkungan, berkelanjutan, dan peduli masa depan” pada Rabu, 29 April 2026. Kegiatan ini berlangsung secara hybrid, bertempat di Ruang Rapat Lantai 1 Perpustakaan UPI dan diikuti secara daring melalui Google Meet.

Acara dimulai tepat pukul 10.00 WIB dan dibuka oleh Kasie Administrasi Umum, Dra. Erna Sunarni, M.Pd., yang mewakili Kepala Perpustakaan UPI. Kegiatan ini dihadiri oleh 20 orang pustakawan, yang mengikuti rangkaian acara secara aktif hingga selesai.

Dalam sesi utama, Prof. Hj. Rr. Hertien Koosbandiah Surtikanti, M.Sc.E.S., Ph.D., selaku Ketua Green Campus UPI, menyampaikan materi yang menekankan pentingnya peran seluruh sivitas akademika dalam mewujudkan kampus berkelanjutan. Dalam pemaparannya, Prof. Hertien menjelaskan bahwa Green Campus bukan sekadar program, melainkan gaya hidup yang mengintegrasikan prinsip ramah lingkungan dalam seluruh aktivitas kampus, mulai dari kebijakan hingga perilaku sehari-hari.

Materi yang disampaikan selama kurang lebih 1 jam tersebut dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab selama 20 menit, yang berlangsung interaktif. Berbagai pertanyaan yang muncul tidak hanya berkaitan dengan konsep, tetapi juga menyentuh aspek teknis implementasi di lingkungan perpustakaan. Prof. Hertien juga membagikan berbagai praktik baik (best practices), baik yang diterapkan di masyarakat umum maupun di lingkungan internal UPI, khususnya di Fakultas Pendidikan Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FPMIPA).

Kegiatan ini juga menjadi bagian penting dari proses penelitian yang tengah dilakukan oleh Perpustakaan UPI, yaitu pengembangan model perpustakaan hijau berbasis UI GreenMetric dan Sustainable Development Goals (SDGs). Penelitian ini menargetkan penyusunan baseline kondisi infrastruktur hijau, model konseptual perpustakaan hijau, panduan implementasi, serta policy brief untuk mendukung pengambilan keputusan institusi. Kehadiran Prof. Hertien sebagai praktisi Green Campus menjadi langkah strategis dalam memperkaya perspektif dan memastikan keselarasan antara konsep dan praktik di lapangan.

Sebagai bentuk kolaborasi, pada kegiatan ini juga dilakukan penyerahan produk eco enzyme dari Prof. Hertien kepada Perpustakaan UPI, yang diterima oleh Ibu Dini Suhardini selaku Kepala Divisi Akuisisi Bahan Kepustakaan. Sebaliknya, Perpustakaan UPI juga menyerahkan merchandise dan kenang-kenangan sebagai bentuk apresiasi.

Dalam kesempatan tersebut, Prof. Hertien memberikan apresiasi terhadap langkah-langkah yang telah dilakukan Perpustakaan UPI, seperti penambahan elemen hijau indoor serta upaya pengurangan penggunaan material plastik. Bahkan, konsep kegiatan yang diterapkan juga dinilai selaras dengan prinsip keberlanjutan, terlihat dari penyediaan konsumsi berbasis bahan alami seperti jagung rebus, ubi, buah-buahan, dan kacang-kacangan, yang disajikan tanpa kemasan plastik.

Sebagai penutup, Prof. Hertien menyampaikan pesan yang kuat dan sederhana:
“No need to be clever, everyone can do small thing to save our planet”
Pesan ini menegaskan bahwa perubahan menuju kampus yang lebih ramah lingkungan dapat dimulai dari langkah kecil yang dilakukan secara konsisten.

Melalui kegiatan ini, Perpustakaan UPI menunjukkan komitmennya untuk tidak hanya menjadi pusat informasi, tetapi juga sebagai ruang pembelajaran yang mendukung lingkungan sehat, nyaman, dan berkelanjutan. Upaya ini diharapkan dapat menjadi bagian dari kontribusi nyata terhadap penguatan Green Campus UPI dan peningkatan kesadaran lingkungan di kalangan sivitas akademika.

Skip to content